Tanya… kenapa?

Filed under: Halah — Ebet @ 6:05 am

“Sori kalo kelamaan, sori sori… soalnya aku ga lewat jalan biasanya, aku lewat jalan yang sana…

“Loh, kenapa? kan muter tuh… Lagian itu kan punya SIM… STNK juga dibawa kan…?”

“Iya sih…, cuman males aja urusan ama mereka, seringnya suka cari-cari sih..”

Sepertinya lebih banyak orang yang lebih suka cari alternatip jalan lain (biarpun itu lebih jaoh dan kudu muter muter) daripada harus berurusan dengan pulisi, padahal SIM dan STNK (plus KTP) lagi nangkring manis didalam dompet.

Ada apa ini?

Kalo dari pengalama pribadi sih, rata-rata mereka itu emang suka cari-cari, semua persyaratan udah lengkap, tapi masih ada aja yang salah!. Percaya atau tidak… teman saya kena tilang cuman gara-gara pake sandal jepit!. Kata pak pulisi-nya “kalo naek motor ngga bole pake sandal jepit, berbahaya bla bla bla yadda yadda yadda…”. Duh, kalo masalah ga ada kaca spion atau lampu sein kayaknya masih masuk akal deh, lha ini… cuman gara-gara sandal jepit! bwe he he..

Bulan Agustus taon lalu, ngga cuman pengendara motor, becak ama segala jenis sepeda pancal pun kena “tarik” Rp. 20.000 hanya karena ga masang bendera merah putih. Nah, lo.. emangnya pasang bendera di kendaraan itu jadi keharusan? jadi kewajiban? Setahu saya… itu tergantung dari kesadaran dari semua pengendara, mau pasang bendera di kendaran atau tidak.

Mereka (pulisi) baru brenti narik “iuran” dari pengendara setelah ada laporan yang masuk ke kapolres plus banyaknya media massa yang mengulas fenomena indah tentang kehebatan mereka dalam hal mencari kesalahan.

Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat (meliputi aspek security, surety, safety dan peace) sehingga masyarakat bebas dari gangguan fisik maupun psykis.

Kalo ngeliat point pertama dari visi pulisi adalah memberikan aspek PEACE (kedamaian / kenyamanan), lalu kenapa masih banyak orang berkecenderungan menghindari pulisi?

Tanya… kenapa ?

Halah! Mbuh… he he he

PS : Although… yadda yadda yadda….yadda yadda. Yadda yadda-yadda yadda, yadda, yadda n yadda. So Yadda yadda yadda daa!. But I see their true point :D

3 Responses to “Tanya… kenapa?”

  1. Gravatar snydez Says:

    hindarin aja,
    kadang kadang hawa sial mereka menghinggapi kita (pengemudi)

  2. Gravatar Ebet Says:

    betul, mending dihindari daripada kena sial teyus
    plok plok plok!

  3. Gravatar mpokb Says:

    sama, meskipun aye cuma jalan kaki atau naik kendaraan umum, maunya jalan jauh2 dari pulisi. seharusnya citra buruk itu diperbaiki dengan kasih teladan yak.. btw, di gunung kawi dapat apa, bung ebet? :P

Leave a Reply

*
Negative Choice Security word